Virtual LAN (VLAN) dan Inter Vlan
berikut ini akan dijelaskan apa itu Vlan atau Virtual LAN. Vlan adalah suatu proses segmentasi jaringan dengan tujuan mengefisienkan penggunaan jaringan dengan membuat segemen-segmen atau bagian dari jaringan yang dibuat. seperti contoh dalam satu gedung ada 4 lantai, agar lebih efisien maka akan dibuat 4 vlan dengan 4 network yang berbeda, vlan 10 untuk lantai 1, vlan 20 untuk lantai 2, vlan 30 untuk lantai 3 dan vlan 40 untuk lantai 4.Dengan adanya vlan di setiap lantai maka jaringan bisa dikontrol dengan mudah,efesien, efektif.
Contoh Lab dengan menggunakan cisco packet Tracer:
Sebelum mengconfig access vlan, tentunya setting ip addres dan network.
Selanjutnya barulah berikan configan access vlan pada switch, dimulai dari switch yang paling kiri dimasing masing interface sesuai vlan yang ditentukan, dari gambar di atas ada 2 netwrok dan ada 2 vlan, yaitu, Vlan 10 dengan network 192.168.1.0 ,Vlan 20 dengan network 192.168.2.0 , Vlan 30 dengan network 192.168.3.0 dan Vlan 40 dengan network 192.168.4.0.
berikut configan buat access Vlan, lakukan disetiap interface (Fa):
Enable
Int fa0/3
Switchport access vlan 10
Ex
Untuk melihat hasil config vlan active atau tidak begini confignya:
Do show vlan brief
Setelah itu simpan configan dengan:
Do write (ini penting setiap melakukan config harus disave agar configan yang kita lakukan tidak hilang)
Lakukan config yang sama untuk buat access Vlan pada switch yang satunya lagi yaitu yang switch sebelah kanan, jika sudah membuat access Vlan disetiap interface (Fa) fast ethernet, sekarang harus memberi akses jembatan untuk menjembatani Vlan di kedua switch. Yaitu dengan memberi config Trunk pada interface kedua switch, berikut confignya:
Enable
Conf t
Int fa0/1
Switchport mode trunk
Do write
Ex
Setelah membuat mode trunk pada kedua switch, now saatnya check ping dari PC Vlan 10 di switch kiri dengan PC Vlan 10 di Switch sebelah kanan, hasilnya akan connect. Tapi jika dilakukan PC vlan 10 diping ke PC Vlan 20 maka akan tidak ada koneksi, karena kenanpa??? Karena beda network, maka dari itu diperlukan Router untuk menghubungkan koneksi berbeda network, mengkoneksikan antar Vlan di beda network tersebut dinamakan Inter Vlan. Maka lakukan config di router
begini configannya:
Enable
Conf t
Int fa0/0
No shut
(Hidupkan terlebih dhulu routernya)
Dan sebelumnya interface switch yang menghubung ke router harus di Trunk dahulu,
Switch#enable
Conf t
Int fa0/3
Switchport mode trunk
Do wr
Ex
Setelah hidupkan router sekarang
Beri akses inter vlan di router tadi
En
Conf t
Int fa0/0.10 ( untuk vlan 10)
Encapsulation dot1q 10
Ip add 192.168.1.100 255.255.255.0
Int fa0/0.20 ( untuk vlan 20)
Encapsulation dot1q 20
Ip add 192.168.1.100 255.255.255.0
Int fa0/0.30 (untuk vlan 30)
Encapsulation dot1q 30
Ip add 192.168.3.100 255.255.255.0
Int fa0/0.40 (untuk vlan 40)
Encapsulation dot1q 40
Ip add 192.168.4.100 255.255.255.0
Do wr
Ex
Setelah itu masukkan gateway di setiap PC, jadikan Ip yang diencapsulation pada router sebagai gateway seperti. Gateway untuk network 192.168.1.0 di valan 10. Yaitu gatewaynya 192.168.1.100
Jika sudah lakukanlah ping antar PC disetiap Vlan. Maka hasilnya adalah hanya PC di vlan 10 dan 20 yang koneksi... sedangkan PC yang di vlan 30 dan 40 belum konek. Karena ada switch yang belum mempunyai Vlan 30 dan 40. Chek setiap switch cari yang belum punya vlan 30 dn 40. Jika ketemu buatlah confignya:
Enable
Conf t
Vlan 30
Do wr
Enable
Conf t
Vlan 40
Do wr
Sekarang lakukan ping disetiap PC setiap Vlan..
Maka barulah semua konek
Original from this blog : teknologiinformasibanget.blogspot.com
Comments
Post a Comment